15 Mei 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Good News! Usai Suntik Vaksin Covid-19 Sinovac Bakal Picu Respons Imun 4 Pekan

Realita Indonesia – Perkembangan vaksin COVID-19 kembali menyampaikan kabar baik. Kali ini, hasil awal uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac asal China, CoronaVac, berhasil memicu respons imun yang cepat.

Namun, catatannya tingkat antibodi yang dihasilkan lebih rendah daripada antibodi dimiliki seseorang pasca pulih dari COVID-19. Dikutip dari Reuters, hasil awal uji coba vaksin COVID-19 ini disampaikan pada Rabu.

Para peneliti menyebut hasil awal uji klinis vaksin COVID-19 tersebut dapat menunjukkan perlindungan yang cukup. Sementara itu, CoronaVac dan empat vaksin eksperimental lainnya yang dikembangkan di China saat ini sedang menjalani uji coba tahap akhir untuk menentukan apakah benar efektif mencegah COVID-19.

Temuan Sinovac dimuat dalam makalah peer reviewed di jurnal medis The Lancet Infectious Diseases, berdasarkan hasil uji klinis Fase I dan Fase II vaksin COVID-19 di China yang melibatkan lebih dari 700 peserta.

Baca Juga :   Menkeu Sri Mulyani Ungkap Ancaman Besar Bagi Ekonomi RI Dan Itu Benar Adanya!

“Temuan kami menunjukkan bahwa CoronaVac mampu memicu respons antibodi yang cepat dalam empat minggu setelah imunisasi dengan memberikan dua dosis vaksin pada interval 14 hari,” Zhu Fengcai, salah satu penulis makalah tersebut, mengatakan.

“Kami yakin ini membuat vaksin cocok untuk penggunaan darurat selama pandemi,” kata Zhu dalam sebuah pernyataan.

Sinovac saat ini sedang menjalankan uji klinis tahap ketiga di beberapa negara termasuk Indonesia. BPOM sendiri memastikan pemberian izin emergency use of authorization (EUA) belum bisa diberikan di Indonesia per Desember 2020.

Kepala BPOM Penny K Lukito menjelaskan selambat-lambatnya pemberian EUA baru bisa diberikan Januari minggu ketiga. Hal ini dikarenakan data terkait persyaratan izin EUA dipastikan belum terlengkapi hingga akhir tahun.

Baca Juga :   Politikus PDIP: Remlah Rasa Rakus, Soal Nurdin Abdullah Yang Tersangka Korupsi

Editor : Realita Indonesia

Sumber : detikhealth.com

Bagikan :
error: Content is protected !!