14 Mei 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Gerindra Belum Bersuara,, KPK Tangkap Edhy Prabowo

Realita Indonesia – Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengejutkan sejumlah pihak. Tak terkecuali Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Dia mengaku prihatin atas penangkapan Edhy.

Riza dan Edhy merupakan politikus di partai Gerindra, besutan Prabowo Subianto. “Tentu kami prihatin,” ujar Riza, Rabu (25/11).

Disinggung lebih lanjut mengenai penangkapan rekan satu partainya, Riza menyerahkan kepada Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani. Hingga kini Partai Gerindra belum bersikap.

Terkait penangkapan Edhy, Menhan Prabowo juga belum bisa dikonfirmasi. Bahkan, jubir Prabowo di Kementerian Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak juga mengaku belum bisa memberikan komentar.

Saat dikonfirmasi merdeka.com melalui pesan WhatsApp, Dahnil mengaku belum update situasi terkini tentang penangkapan Edhy karena masih berada di Medan.

Baca Juga :   Indonesia Unggul Vaksinasi Covid-19 Di Asia Tenggara, Ini Respon Pemerintah

Demikian juga Gerindra, partai tempat Edhy dibesarkan belum memberikan komentar. Sekjen Gerindra Ahmad Muzani tak bisa dikontak. Sejumlah kader partai menyerahkan semua yang berkaitan penangkapan Edhy pada Muzani.

“Semuanya nanti dari pihak partai ada yang menjelaskan detailnya. Pak sekjen, Pak Muzani yang akan menjelaskan detailnya. Kita tunggu saja,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK menangkap Edhy Prabowo pada Rabu dini hari terkait dugaan korupsi ekspor benih lobster atau benur. Hingga kini, Edhy Prabowo yang ditangkap bersama keluarga dan beberapa pegawai di kementeriannya masih menjalani pemeriksaan insentif di Gedung KPK. KPK kini memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Edhy dan beberapa orang lainnya yang ditangkap.

Baca Juga :   Diserang Hama Tikus, 36 Hektar Sawah di Ciamis Rusak

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, mengatakan penangkapan itu terkait ekspor benih lobster.

“Benar KPK tangkap, berkait ekspor benur,” ungkapnya, Rabu (25/11).

Menurut Ghufron, politikus Partai Gerindra itu ditangkap dini hari pada pukul 01.23 WIB. Dia ditangkap di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten.

Selain Edhy Prabowo, KPK turut mengamankan sejumlah orang yang bertugas di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Namun, Ghufron tak merinci nama-namanya.

Tak hanya pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK juga meringkus beberapa keluarga Edhy Prabowo.

“Ada beberapa dari KKP dan keluarga yang bersangkutan (Edhy Prabowo),” kata dia.

Sumber : Merdeka.com

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!