EarthQuick News : Daerah Yogyakarta Di Guncang Gempa Magnitudo 5,2 Dari Zona Megathrust

Realita Indonesia – Gempa tektonik bermagnitudo 5,2 menggoyang wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, Ahad, 13 Desember 2020. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat lindu itu pada pukul 15.39.53 WIB.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, pusat gempa berada di laut atau Samudera Indonesia. Jaraknya terhitung jauh, yaitu 226 kilometer arah barat daya Bantul, Yogyakarta.

Walau begitu, sejumlah daerah merasakan guncangan berskala intensitas gempa berkisar II-III MMI. Lindu terasa oleh sebagian orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang, sampai membuat getaran di dalam rumah seperti ada truk yang lewat.

Warga yang merasakannya seperti di Kota Yogyakarta, Bantul, dan Sleman. Hasil pantauan BMKG hingga pukul 15.59 WIB, tidak ada aktivitas gempa susulan. Gempa dari Laut Kidul itu juga tidak membangkitkan tsunami.

Baca Juga :   Bocah Tenggelam di Pantai Karapyak Pangandaran Belum Ditemukan, Tim SAR Lakukan Pencarian Kembali

Lindu yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal, yaitu dari kedalaman 16 kilometer. “Gempa akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di zona megathrust,” ujar Daryono lewat keterangan tertulis, Ahad 13 Desember 2020.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, pusat gempa ini terletak dekat Palung Jawa pada front subduksi yang merupakan batas pertemuan lempeng. Dari riwayat gempa sebelumnya, pusat lindu itu dekat dengan sumber gempa kuat pada 4 Januari 1840 yang berkekuatan hingga magnitudo 7,5.

Menurut sumber riset rujukan BMKG, pada 1840 itu daerah yang mengalami kerusakan meliputi Yogyakarta, Kebumen, Purworejo, Bantul, Salatiga, Demak, Semarang, Kendal, dan Banjarnegara.

Editor : Realita Indonesia

Sumber : Tempo.co

Bagikan :
error: Content is protected !!