14 Mei 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

DPR Dukung PP Kebiri Kimia, Untuk Mengatasi Kejahatan Seksual Pada Anak Yang Semakin Meningkat

Realita Indonesia – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 70 Tahun 2020 yang mengatur pengebirian pelaku kekerasan seksual terhadap anak merupakan bukti komitmen pemerintah memberantas kejahatan seksual terhadap anak.

PP Nomor 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak.

“PP tersebut menunjukkan komitmen penuh pemerintah atas pemberantasan kejahatan seksual terhadap anak yang kasusnya kian hari kian memprihatinkan,” kata Sahroni di Jakarta, Senin (4/1), dikutip dari Antara.



Sahroni mendukung kebijakan pemerintah tersebut karena memang kondisi sudah mendesak terkait dengan kasus kejahatan dan kekerasan seksual terhadap anak.



 Dia mengutip data kepolisian, misalnya di Jakarta Barat, angka kekerasan pada anak meningkat 48 persen pada tahun 2020 dari data pada tahun sebelumnya.

Baca Juga :   Yuk Kenali Penyakit Musim Hujan Yang Perlu Diwaspadai Oleh Kita, Namanya Hepatitis A



”Ini bahaya sekali. Saya nilai saat ini sudah ada teknologi kebiri kimia, bukan kebiri yang beneran dipotong kelamin seperti dahulu,” ujarnya.

Sahroni yang juga aktif sebagai pembina Yayasan Anak Masa Depan Indonesia fokus menangani kasus kekerasan terhadap anak.

Tersangka Tak Dihukum

Selama aktif di yayasan itu, dia mengaku sering mendapat pengaduan dari korban maupun keluarga korban kekerasan seksual pada anak yang merasa kecewa dengan penanganan kasus selama ini yang kerap kali dianggap enteng.

“Saya selama jadi pembina di yayasan mengadvokasi korban kekerasan anak, sering kali menemukan kasus yang tersangkanya tidak dihukum, malah sering bebas,” katanya.

“Ini menyebabkan kasus kekerasan seksual anak makin merebak. Kita memang butuh hukuman yang lebih tegas, seperti kebiri kimia ini,” tambahnya.

Baca Juga :   Duh! Ternyata Di Kawasan 3 T Akses Pendidikan Belum Merata

Setelah keluarnya PP Nomor 70/2020, politikus Partai NasDem itu berharap RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) yang sedang diperjuangkan partainya di DPR juga bisa segera disahkan.

Menurut dia, PP Nomor 70/2020 menjadi ‘angin segar’. Namun, perjuangan masyarakat tidak boleh berhenti.

Editor : Realita Indonesia

Sumber : merdeka.com

Bagikan :
error: Content is protected !!