Donald Trump Jr Serukan Perang Total, Karena Hasil Pilpres AS Bikin Panik

Realita Indonesia – Putra calon presiden (capres) petahana Donald Trump, Donald Trump Jr, menyerukan ayahnya untuk melakukan “perang total atas pemilihan presiden (pilpres)”. Seruan lewat Twitter yang ambigu ini muncul di tengah kepanikan kubu Trump dengan ketidakpastian hasil pilpres dengan terhentinya penghitungan suara di lima negara bagian.

Putra Trump menirukan tuduhan tidak berdasar yang sama tentang penipuan pemilih yang digunakan ayahnya untuk menjelaskan harapannya yang semakin menipis untuk tetap berkuasa di Gedung Putih.

Twitter dengan cepat menyembunyikan tweet provokatif tersebut dari pandangan publik dengan alasan menyebarkan informasi palsu tentang pemilu Amerika.

Trump Jr, yang memiliki sejarah panjang menggunakan Twitter untuk memicu teori konspirasi, membuat tweet provokatif di tengah serbuan tuntutan hukum yang diajukan oleh tim kampanye ayahnya untuk mengubah hasil pemilu—termasuk di Pennsylvania yang berusaha menghentikan penghitungan suara.

Baca Juga :   Pengunjung Berswafoto dan Sengaja Menginjak-Injak Makam Belanda di Bogor

“Hal terbaik untuk masa depan Amerika adalah @realDonaldTrump melakukan perang total atas pemilihan ini untuk mengungkap semua penipuan, kecurangan, mati/tidak lagi di pemilih negara bagian, yang telah berlangsung terlalu lama,” tulis Trump Jr di Twitter, mengulangi beberapa teori konspirasi tentang pemilu dan menyerukan orang Amerika untuk berperang satu sama lain.

“Saatnya membereskan kekacauan ini dan berhenti terlihat seperti republik pisang!,” lanjut dia, seperti dikutip New York Post, Jumat (6/11/2020).

Twitter menandai tweet Trump Jr beberapa menit setelah diposting karena melanggar “Kebijakan integritas sipil”.

Sejumlah negara bagian di medan pertempuran utama, termasuk Pennsylvania dan Georgia, belum mengumumkan hasil pemenang sejak pemilihan presiden 2020 ditutup Selasa malam. Kemenangan di dua negara bagian itu sagat diperlukan Trump untuk mengejar ketertinggalan dari rivalnya capres Partai Demokarat Joe Biden.

Baca Juga :   Peluang Bisnis Tukar Tambah Mobil Dibuka PPnBM Nol Persen

Butuh minimal 270 electoral votes bagi seorang capres untuk menang pilpres AS. Biden saat ini unggul dengan meraih 264 electoral votes atau butuh 6 electoral votes lagi. Sedangkan Trump baru meraih 214 electoral votes.

Tim kampanye Trump telah mengajukan sejumlah tuntutan hukum di beberapa negara bagian, termasuk satu di Chatham County Georgia.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : sindonews.com
Bagikan :

Next Post

Jika Joe Biden Menang Di Pilpres AS, Israel Berpotensi Perang Dengan Iran

Ming Nov 8 , 2020
Realita Indonesia – Israel berpotensi perang dengan Iran jika calon presiden Partai Demokrat Joe Biden memenangkan pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS). Alasannya, Biden secara terbuka akan membawa AS kembali ke perjanjian nuklir Iran yang selama ini ditentang rezim Zionis. Potensi perang di Timur Tengah itu disampaikan Menteri Pemukiman Israel […]

Breaking News

error: Content is protected !!