Di Tahun Depan, Digitalisasi Sekolah Jadi Program Prioritas Kemendikbud

nadiem makarim

Realita Indonesia –  Kemendikbud ingin mengembangkan program digitalisasi sekolah pada tahun depan. Program ini bertujuan agar semua sekolah dimanapun berada memiliki akses informasi dan konten pengajaran yang lebih mudah dengan sistem digital.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, program prioritas Kemendikbud di tahun 2021 salah satunya adalah digitalisasi sekolah. Program ini adalah untuk memberikan akses kemerdekaan untuk mendapat akses informasi dan konten kesetaraan.

“Ini program kemerdekaan untuk daerah dimanapun mendapat akses konten kurikulum yang baik, mendapat akses ke konten pengajaran, akses pelatihan dan akses kepada data dan berbagai macam bantuan yang bisa diberikan melalui layanan digital,” katanya pada Raker Komisi X DPR dengan Mendikbud terkait di gedung parlemen, Kamis (3/9).

Baca Juga :   Menkeu Sri Mulyani : Waspadai Isu Perubahan Iklim, Bisa Ancam Pemulihan Ekonomi RI

Bahan paparan yang ditampilkan saat Mendikbud menjabarkan kegiatan prioritas Merdeka Belajar:Digitalisasi Sekolah dianggarkan sebanyak Rp1,49 triliun. Dana ini akan dipakai untuk penguatan platform digital, konten pembelajaran di program TVRI, bahan belajar dan model media pendidikan digital dan penyediaan sarana pendidikan peralatan TIK.

Dia menjelaskan, program ini juga untuk membantu sekolah dalam mengembangkan manajemen sekolah, optimalisasi anggaran dan juga kurikulum online sehingga kurikulum yang tadinya hanya diajarkan offline atau tatap muka kini bisa lebih interaktif di sistem pembelajaran online.

Alumnus Harvard ini menjelaskan, pembelajaran dari rumah melalui siaran TVRI juga bukan program yang hanya akan dilakukan selama masa pandemi ini saja. Namun karena ini menjadi suatu inovasi baru dan mendapat respon positif dari masyarakat maka program ini akan ditingkatkan. “Kita akan terus tingkatkan sebagai channel suplemen pendidikan nasional. Baik kurikulum dan no kurikulum ini akan dibesarkan kualitasnya,” ujarnya.

Baca Juga :   Aset Rp 55 Miliar Diserahkan KPK Ke TNI AL

Mantan petinggi Gojek ini menerangkan, terkait dengan anggaran sarana pendidikan Kemendikbud akan menyediakan laptop. Perangkat ini juga diperlukan karena akan digunakan juga untuk program asesmen kompetensi yang akan dilamgsungkan tahun depan. Selain itu juga untuk memenuhi keutuhan TIK yang layak bagi guru dan siswa.

Nadiem menjelaskan, program prioritas digitalisasi sekolah ini adalah untuk memberikan akses informasi yang sama untuk menutup kesenjangan antara sekolah yang memiliki dana lebih dan tidak untuk mengakses informasi. Selain itu juga Kemendikbud melalui program ini ingin mewujudkan mutu dan kualitas dengan meningkatkan akses sekolah untuk berkolaborasi.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : sindonews.com
Bagikan :
error: Content is protected !!