Data Kasus Aktif Covid-19 Semuanya Memburuk Per 29 November, Ujar Jokowi

Realita Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) merinci per 29 November angka kasus aktif di Indonesia meningkat menjadi 13,41 persen. Jokowi menjelaskan angka tersebut lebih tinggi dibanding minggu lalu yaitu 12,78 persen.

“Ini lebih tinggi dari rata-rata minggu yang lalu, minggu yang lalu masih 12,78 persen, sekarang 13,41 persen,” kata Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (30/11).

Tidak hanya tingkat kesembuhan pun alami penurunan yatiu 83,44 persen. Semula pada minggu kemarin yaitu 84,03 persen.

“Ini semuanya memburuk semuanya. Karena adanya tadi kasus yang meningkat lebih banyak di minggu-minggu kemarin,” ungkap Jokowi.

Sebelumnya diketahui kasus Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan ada penambahan 6.267 kasus positif Covid-19. Secara kumulatif, total kasus Covid-19 nasional mencapai 534.266, Minggu (29/11).

Baca Juga :   Gorontalo Dilanda Banjir Hingga Mencapai 1 Meter, Akses Jalan Desa Tertutup

Data ini dihimpun oleh Satgas Covid-19 selama 24 jam, terhitung sejak Sabtu (28/11) hingga Minggu (29/11) pukul 12.00 WIB.

Sementara itu, kasus hari ini didapatkan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 42.903 spesimen. Pemeriksaan menggunakan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM). Untuk diketahui, pemerintah sudah memeriksa 5.655.692 spesimen dari 3.797.881 orang yang diambil sampelnya.

Sementara, laporan pasien sembuh pada hari ini bertambah menjadi 3.810 pasien. Sehingga total pasien sembuh secara nasional sebanyak 455.793 pasien. Sementara, pasien meninggal dunia bertambah 169 orang, totalnya menjadi 16.815 orang dan jumlah kasus suspek sebanyak 70.792 orang.

Sumber ; Merdeka.com

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!