24 Juli 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Catat! BLT Gaji Buat Guru Honorer Kemendikbud 1,8 Juta Cair Besok

Realita Indonesia – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan bantuan langsung tunai (BLT) berupa subsidi upah untuk guru honorer di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mulai dicairkan besok, Selasa (17/11).

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani menuturkan Kemendikbud sudah siap dari sisi data guru yang akan menjadi penerima bantuan.

“Sudah siap dilaksanakan Kemendikbud,” ujar Askolani.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Na’im menuturkan besaran dana yang akan dicairkan untuk program subsidi upah guru honorer kementeriannya adalah Rp3,6 triliun. Namun ia tak merinci secara jelas berapa jumlah guru honorer yang sudah terdata sebagai calon penerima.

Dengan terealisasikannya anggaran subsidi upah tersebut, diperkirakan total serapan anggaran Kemendikbud hingga akhir tahun adalah Rp97,2 triliun.

Baca Juga :   UU Cipta Kerja Bentuk Penghinaan terhadap Kemanusiaan, Kata Rocky Gerung

“Jadi untuk akhir tahun memang banyak anggaran yang akan terealisasikan termasuk bantuan subsidi upah Rp3,6 triliun,” ujarnya dalam rapat bersama komisi X DPR RI.

Seperti diketahui, rencananya akan ada 1,63 juta guru honorer Kemendikbud yang disasar sebagai penerima bantuan subsidi upah. Di luar guru honorer Kemendikbud, pemerintah juga memberikan bantuan subsidi upah untuk guru dan tenaga kependidikan yang ada di lingkungan Kementerian Agama sebanyak 749,5 ribu orang.

Bantuan sebesar Rp1,8 juta yang ditransfer ke rekening masing-masing guru honorer tersebut merupakan perluasan program subsidi gaji pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta per bulan.

Diperkirakan tak akan ada anggaran tambahan untuk program tersebut sebab, alokasi awal program subsidi gaji sebesar Rp37,87 triliun diprediksi hanya akan terealisasi sebesar Rp31,2 triliun.

Baca Juga :   Diduga Ajarkan Aliran Sesat, Pengurus Dan Anggota Yayasan Baiti Jannati Akhirnya Ditangkap

Artinya, masih ada anggaran sebesar Rp6,67 triliun yang bisa digunakan untuk perluasan program.

Editor : Realita Indonesia

Sumber : cnnindonesia.com

Bagikan :
error: Content is protected !!