12 Juni 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

BRI Akselerasi Penyaluran Dana PIP Untuk Dukung Peningkatan SDM Indonesia

Realita Indonesia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengakselerasi penyaluran bantuan tunai pendidikan Program Indonesia Pintar ke rekening siswa penerima, sebagai komitmen perusahaan mendukung pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia unggul di tengah masa pandemi Covid-19.

Sepanjang Januari hingga September 2020, BRI telah menyalurkan Rp4,73 triliun dana bantuan tunai Program Indonesia Pintar (PIP) kepada sebanyak 10,25 juta siswa penerima, atau persentase pencairan sekitar 78,20%. Sedangkan pada 2019 lalu, BRI sudah menyalurkan sebesar Rp6,92 triliun bantuan tunai PIP dengan total 14,93 juta siswa penerima, atau presentase pencairan sekitar 91,65%.

Corporate Secretary Bank BRI Aestika Oryza Gunarto mengungkapkan, pada situasi yang menantang akibat pandemi Covid-19 saat ini, fokus perusahaan diarahkan untuk mendukung penyaluran berbagai program bantuan dan stimulus pemerintah, termasuk bantuan tunai pendidikan PIP.

Baca Juga :   Husein Abdullah membantah pernyataan politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago

“Akselerasi penyaluran bantuan tunai pendidikan PIP ini merupakan upaya BRI berperan serta untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Jadi hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kompetensi SDM yang berdaya saing dan unggul. Fokus kami saat ini mempercepat penyaluran dari kementerian ke rekening siswa penerima melalui BRI,” kata Aestika di Jakarta, Senin (5/10/2020).

Dari total sebesar Rp4,73 triliun, lanjut Aestika, Bank BRI telah menyalurkan dana PIP kepada 6,96 juta siswa SD dan 3,28 juta siswa SMP penerima bantuan.

Untuk mengakselerasi penyaluran dana PIP, Bank BRI menghadirkan host to host (H2H) dashboard BRI dengan Sistem Informasi Kemendikbud RI (SiPintar), guna memonitoring data pencairan secara real time. “H2H tersebut dapat diakses oleh Kemendikbud RI melalui Web Based yang bisa diakses melalui perangkat yang terkoneksi dengan jaringan internet,” katanya.

Baca Juga :   "Jangan Ekspor Benur, Biarkan Tuhan Yang Budidayakan Di Laut" Ungkap Susi Pudjiastuti

BRI sebagai lembaga penyalur, menurut Aestika, telah mengeluarkan instruksi percepatan secara berkala ke Unit Kerja BRI di seluruh Indonesia, melalui digital office disertai dengan detail tata cara percepatan PIP. Tidak hanya itu, BRI juga melakukan follow up ke Unit Kerja yang mengalami kendala dalam proses pencairan BSM atau PIP berdasarkan informasi dari Kemdikbud.

Bank BRI juga mengadakan in house training kepada seluruh Asisten Manajer Bisnis Mikro dan Operasional di seluruh Indonesia terkait edukasi pelayanan PIP di Unit Kerja.

“Kami juga aktif sosialisasi ke sekolah-sekolah, khususnya yang belum melakukan pencairan dan berkoordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten/kota setempat & sekolah-sekolah penerima untuk percepatan pencairan,” tuturnya.

Baca Juga :   Perjalanan KA di Brebes Putar Jalur Karena Jembatan KA Putus

PIP merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM. Program ini berupa bantuan tunai pendidikan kepada anak sekolah usia 6-21 tahun. PIP dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin/prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : sindonews.com
Bagikan :
error: Content is protected !!