17 Mei 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Bos OJK: Siapa Takut!, Untuk Restrukturisasi Kredit Diperpanjang Sampai 2022

Realita Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan siap apabila kebijakan restrukturisasi kredit untuk perbankan dan perusahaan pembiayaan diperpanjang hingga 2022.

“Kita harapkan tadinya (restrukturisasi) selesai tahun depan (2021) bulan Februari. Namun demikian apabila ini memang diperlukan diperpanjang tidak ada masalah kita akan perpanjang, kalau perlu kita perpanjang 1 tahun lagi bukan Februari tahun depan tapi perpanjang 1 tahun lagi sampai 2022 tidak ada masalah kita siap,” kata Wimboh dalam video yang diunggah di Youtube,Senin (28/9/2020).

Dia menekankan nasabah yang sudah direstrukturisasi kemudian 6 bulan dan sudah jatuh tempo bisa diperpanjang. Adapun, OJK tidak mempersalahkan dan menyetujui perpanjangan restrukturisasi. “Silakan diperpanjang tidak usah minta persetujuan OJK, langsung perpanjang. Dapat kami sampaikan restrukturisasi ini adalah cerminan seberapa besar nasabah-nasabah itu terkontaminasi dari dampak Covid-19 ini jumlahnya cukup besar,” tandas dia.

Baca Juga :   Penurunan Yang Cukup Signifikan, Indonesia Berkontribusi Untuk Menurunkan Kasus Aktif Dunia

Dia menambahkan saat ini pemerintah juga mendorong kekuatan konsumsi di masyarakat supaya menggeliat dari supply dan demand sama-sama bangkit, ini semua telah dilakukan pemerintah dan kementerian dan lembaga (K/L) dengan indikasi bahwa nanti yang direstrukturisasi ini bisa mengangsur kembali pulih.

“Silakan yang sudah bisa recovery, kita pemerintah bersama-sama seluruh pemangku kepentingan mencoba agar masyarakat sudah mulai menggeliat melakukan aktivitas dan sudah melakukan bagaimana dengan menerapkan protokol Covid-19 agar ekonomi tetap jalan, kita harus sinergi bersama-sama,” pungkasnya.
Editor : Realita Indonesia
Sumber : sindonews.com
Bagikan :
error: Content is protected !!