Bisnis UMKM Mitra Binaan, Didukung PLN

Realita Indonesia – Sumiati tak pernah menyangka usaha yang dirintis bersama kelompoknya dapat tumbuh dengan cepat berkat pendampingan PT PLN (Persero) Unit Induk Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB). Produk Bandeng Manggala Putri ini kini telah banyak dikenal oleh masyarakat.

Ini adalah buah dari ketekunannya bersama 11 orang ibu-ibu Desa Patra Manggala lainnya, yang berangkat dari kesamaan memiliki hobi memasak. Diresmikan oleh Kepala Desa pada tahun 2015, UMKM Manggala Putri merintis bisnis olahan bandeng segar menjadi produk siap konsumsi.

“Awalnya kami melihat di Desa Patra Manggala ini banyak tambak bandeng dan budi daya ikan. Tapi, produk olahannya tidak ada. Dari situlah tercetus ide bagaimana jika kita mengangkat produk desa kita menjadi lebih baik lagi,” kata Sumiati, baru-baru ini.

Mereka pun mulai memproduksi Bandeng Presto, Sate Bandeng, dan Bandeng Karamel untuk dijual ke lingkungan sekitar. “Kalau Bandeng Presto, ini bisa digoreng saja atau digunakan di masakan lain. Sementara Sate Bandeng, itu bandeng yang sudah kami hilangkan durinya dan dibalur dengan bumbu-bumbu kemudian dimasak dengan dibalut daun pisang,” papar Sumiati.

Baca Juga :   Strategi BPBD Yogyakarta, Jika Gunung Merapi Erupsi Saat Pandemi

Tak kalah unik, Bandeng Karamel juga menjadi produk yang diunggulkan karena rasanya yang khas. Bandeng ini dibuat melalui proses presto, namun sebelumnya ikan dibungkus dengan daun mengkudu dan dicampur dengan bumbu-bumbu spesial. Menciptakan rasa manis dan legit yang khas. “Ini salah satu produk spesial kami,” ujar Sumiati.

Akhirnya, pada tahun 2018 datang secercah harapan. Manggala Putri mendapat perhatian dari PLN UIP JBB. Memiliki proyek besar PLTU Lontar Extension yang terletak tidak jauh dari Desa Patra Manggala, keunikan dan inovasi yang dimiliki Manggala Putri menjadikannya salah satu UMKM yang dibidik PLN untuk dibina.

Baca Juga :   Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lanjut Terus, Progres Sudah 56%

“Ada banyak bantuan yang diberikan PLN Peduli sejak 2018 sampai 2020 ini. Dari peralatan masak, sertifikat-sertifikat usaha, dan juga rumah produksi,” sebut Sumiati.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : sindonews.com
Bagikan :

Next Post

Karya Seni Beromset Puluhan Juta, Yang Tadinya Limbah Lho!

Sab Sep 19 , 2020
Realita Indonesia – Siapa sangka bahwa limbah tempurung kelapa bisa diolah menjadi kerajinan bernilai jutaan rupiah. Hal itulah yang dilakukan oleh kelompok usaha Kobek Millenial Papua yang diinisiasi oleh Pertamina. Melalui program corporate social responsibility, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII telah mengembangkan kelompok yang beranggotakan warga lokal Kota […]

Breaking News

error: Content is protected !!