14 Mei 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Berhasil Ditemukan 2 Sinyal Black Box Sriwijaya Air SJ182, Hanya Terpaut Sekitar 200 Meter

Realita Indonesia – Sinyal darurat (emergency) dari dua kotak hitam (Black Box) Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu, 9 Januari 2021, dikabarkan telah didapat. Kepala Basarnas Bagus Puruhito mengatakan bahwa pencarian black box akan difokuskan besok, Senin, 11 Januari 2021.

“Jadi informasi yang kami terima dari transmit yang diterima KRI Rigel itu ada dua target yang memancarkan sinyal emergency, itu berjarak sekitar 150-200 dua objek itu, dan itu diyakini black box,” kata Bagus di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Ahad, 10 Januari 2021.

Bagus mengatakan hal ini harus tetap dipastikan lagi. Namun kedua sinyal itu muncul di area yang sejak awal adalah lokasi pencarian kapal yang hilang. Selain itu, pancaran atau transmit emergency semacam itu, disebut Bagus hanya muncul dari black box Sriwijaya Air jatuh.

Baca Juga :   Program Work From Destination Dikembangkan Sandiaga Untuk Warga Jakarta Agar Bisa Kerja Dari Bali

“Tadi siang kami sudah mengirim Kapal SAR Basudewa, yang membawa alat alat dari KNKT untuk membantu mencari balck box tersebut,” kata Bagus.

KNKT sendiri telah menurunkan alat pinger finder dan sudah ada di KM Rigel dan segera akan dilaksanakan pencarian oleh para penyelam dengan menggunakan portable pinger finder. Meski begitu, penyelaman disebut baru akan dilaksanakan besok karena hari telah malam.

Dua black box itu adalah cockpit voice record (CVR) dan flight data recorder (FDR). Adapun CVR adalah black box yang merekam komunikasi antara pilot, pengawas badara, co pilot dan suara lain di dalam cockpit. Sedangkan FDR merekam data kecepatan arah ketinggian pesawat.

Baca Juga :   Pemuda Brutal Tendang Dua Remaja Cianjur Viral di Medsos

Editor : Realita Indonesia

Sumber : Tempo.co

Bagikan :
error: Content is protected !!