Bank BJB – Jasa Sarana Akselerasi Pemulihan Ekonomi Jabar

Realita Indonesia – PT Jasa Sarana dan Bank Jabar Banten (Bank BJB) bersinergi dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi Jawa Barat yang terpuruk akibat pandemi COVID-19.

Kedua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jabar tersebut resmi melakukan penandatanganan naskah kerja sama pembiayaan pembangunan infrastruktur senilai Rp50 miliar.

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi dan Direktur Utama PT Jasa Sarana, Hanif Mantiq yang disaksikan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Kamis (24/9/2020).

Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil menyatakan, sinergitas yang dibangun Jasa Sarana dan bank bjb merupakan momentum kebangkitan BUMD yang didukung pemerintah pusat melalui inovasi pembiayaan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Baca Juga :   PPh 21 Final Bakal Diturunkan Menkeu Sri Mulyani, Ini Penjelasannya

“Hari ini, kita menyaksikan wujud sinergitas di antara BUMD Jawa Barat. Di era kami, BUMD Jabar bisa bangkit, tulang punggungnya berupa dukungan pembiayaan dari Bank BJB,” ujar Ridwan Kamil.

Menurutnya, dana PEN yang digulirkan pemerintah pusat lewat pinjaman daerah kepada Pemprov Jabar dan Bank BJB minimal harus mendatangkan tiga manfaat yang dapat dirasakan masyarakat Jabar.

“Pertama, manfaat lapangan pekerjaan, lalu manfaat bidang sosial, dan manfaat ekonomi. Lewat pemulihan belanja pemerintah, api ekonomi Jawa Barat akan tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Sarana Hanif Mantiq mengatakan, melalui kerja sama yang dibangun dengan Bank BJB, pihaknya akan berupaya mengoptimalkan pemulihan ekonomi Jabar di masa pandemi COVID-19.

Baca Juga :   Pengadaan Dan Distribusi Vaksin Covid-19 Dipastikan Akuntabel Oleh BPK

“Pandemi COVID-19 menuntut perseroan agar dapat mengelola solusi dan alternatif pembangunan yang berfokus pada program percepatan pemulihan ekonomi secara tepat dan merata di Jawa Barat, khususnya pembangunan bidang infrastruktur,” tegasnya.

Ke depan, lanjut Hanif, pihaknya akan meningkatkan sinergitas bersama mitra-mitra strategis lainnya, terutama BUMD dan BUMN untuk aktif membangun infrastruktur prioritas di Jabar.

“Bank BJB adalah mitra pembiayaan perbankan terbesar untuk PT Jasa Sarana Group. Sehingga, kolaborasi ini merupakan wujud yang tepat bagi akselerasi perseroan agar tumbuh bersama serta mengembangkan value bisnis secara tepat,” kata Hanif seraya menambahkan, bahwa Jasa Sarana selalu mengutamakan prinsip kehati-hatian dan good corporate governance dalam menjalankan bisnisnya.

Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi mengatakan, kerja sama pembiayaan infrastruktur ini merupakan bagian dari program Bank BJB Infrastruktur Daerah (INDAH) yang bertujuan mendorong pembangunan infrastruktur di Jabar. “Bank BJB selalu siap sedia menjadi mitra berbagai pihak dengan bertindak sebagai lead maupun arranger dalam mendorong pembangunan daerah,” ujarnya.

Baca Juga :   BPBD Provinsi Banten Melakukan Evakuasi Warga Terdampak banjir.

Melalui kerja sama yang dibangun, lanjut Yuddy, diharapkan akan menghadirkan multiplier effect yang mendorong geliat aktivitas ekonomi, sehingga proses pemanfaatan dan pembangunan infrastruktur dapat menciptakan lapangan pekerjaan serta menyerap produk-produk dalam negeri.

“Dampak ekonomi juga dapat dirasakan lewat manfaat pembangunan infrastruktur yang bertujuan untuk menghubungkan antar kawasan ekonomi mulai dari kawasan pariwisata, industri hingga sentra produksi,” katanya.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : sindonews.com
Bagikan :
error: Content is protected !!