Atap Asrama Ambruk, Penyebab Atlet Pelatnas Cipayung Diungsikan

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Foto: dok. Humas PBSI)

Realita Indonesia – Sejumlah atlet pelatnas Cipayung diungsikan setelah atap asrama putri rusak akibat hujan lebat pada Jumat (29/5).

Hujan deras di wilayah Jakarta Timur itu membuat genteng di beberapa kamar asrama putri pelatnas Cipayung berantakan. Imbasnya, langit-langit di kamar tersebut runtuh karena terkena air hujan.

“Gentengnya tadi sepertinya tersambar petir, jadi bocor. Ada tiga kamar yang terkena dampak dan harus dibetulkan; kamar Gloria [Emanuelle Widjaja], Greysia [Polii] kalau tidak salah, dan satu lagi saya lupa. Penghuni sementara diungsikan dan alhamdulillah tidak ada yang celaka,” kata Budi dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (29/5) malam.

Atlet bulutangkis putri yang kamarnya rusak mulai malam ini diungsikan ke kamar di asrama putri lain yang lokasinya di belakang area pelatnas Cipayung. Setidaknya mereka akan berada di kamar pengungsian itu sampai proses renovasi dan perbaikan selesai dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Baca Juga :   Virus Corona Bermutasi? Masa Penyembuhan Pasien Covid-19 Melambat.

Menurut Budi, pihak General Service PBSI Cipayung sudah mengetahui kondisi tersebut. Rencananya, pada Sabtu (30/5), akan dipanggil petugas untuk memperbaiki kamar-kamar itu.

“Tadi juga sudah diamankan barang-barang yang basah terkena banjir. Yang masih bisa ditutup, tadi sementara juga sudah ditutup. Tidak parah kondisinya, dua sampai tiga hari selesai,” tutur Budi.

Selain tiga kamar, tiga mobil staf PBSI yang terparkir juga mengalami rusak akibat tertimpa pohon tumbang. Menurut Budi, kondisi tiga mobil tersebut banyak yang penyok.

Dijelaskan Budi, asrama putri menjadi salah satu bangunan yang baru saja direnovasi jelang Asian Games 2018. Renovasi itu dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) sebagai penanggung jawab.

Baca Juga :   Meski Belum Dibolehkan Pemprov Jateng, Batang Akan Berencana Untuk Gelar Sekolah Tatap Muka

Sedangkan isi kamar saat itu dibantu oleh Group Djarum. Termasuk fasilitas kulkas, televisi, kasir dan lemari yang saat ini dipergunakan para atlet penghuni asrama.

“Makanya kejutan juga gentengnya disambar petir karena asrama putri ikut direnovasi kemarin jelang Asian Games 2018. Bangunan itu kan sejak jaman Pak Tri Sutrisno [jadi Ketua Umum PBSI 1985-1993] sampai sekarang cuma ada perbaikan kecil, belum pernah renovasi total,” jelas Budi.

Sumber : cnnindonesia.com
Penulis : Andito Gilang Pratama
Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!