Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Garut Apresiasi Penanganan Banjir

oleh -840 Dilihat
oleh

GARUT, REALITA INDONESIA. COM – Banjir yang menerjang kabupaten Garut jumat 16 /07/2022 malam akibat dari deras dan tingginya intensitas curah hujan mengakibatkan 20 desa di 8 Kecamatan Kabupaten Garut terkena imbasnya,sejumlah rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan.

Sebanyak 142 KK atau 451 jiwa terdampak banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) berkisar antara 10 hingga 70 sentimeter. Sedikitnya 109 KK mengungsi di RSUD dr. Slamet dan sisanya memilih mengungsi di rumah kerabat.

Sedikitnya 9 unit rumah rusak berat, 295 rumah terendam, dan 4 unit fasilitas umum terdampak. Selain itu, Pondok Pesantren Riadul Atfal yang berada di Desa Mekarsari juga terendam.

Wakil bupati Garut Helmi Budiman ,didampingi Hasan Basri S.Ag yang juga salah satu anggota DPRD Dari F. PKS dan kalak BPBD Nampak hadir di tengah masyarakat guna meninjau langsung ke tempat bencana.

Menurut Hasan Basri S.Ag Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten garut. mengatakan Bahwa dirinya sangat mengapresiasi kepada pemda dan jajarannya diantaranya BPBD,Disdamkar,para relawan dan yang lainnya cepat respon,dan atas nama anggota DPRD Garut saya berharap segera merelokasi masyarakat yang terdampak.

Hasan Mengajak seluruh masyarakat untuk membantu saudara kita yang terkena musibah,minimal dengan mendoakan kesehatan dan keselamatan,dan juga di bantu dengan tenaga, harta yang kita miliki semoga musibah banjir di Garut segera teratasi.

Beberapa wilayah di Provinsi Jawa Barat juga dilaporkan terjadi hujan lebat hingga menyebabkan banjir seperti di Kota Depok, Kabupaten Bogor, dan Kota Bekasi.

Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng tebing dan bantaran sungai agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi lebih dari satu jam, maka diimbau agar segera mengevakuasi secara mandiri ke lokasi yang lebih aman. (Wa Oded)

No More Posts Available.

No more pages to load.