Anggota DPKP Mengingatkan Untuk Tegas Dalam Melaksanakan Protokol Kesehatan.

Realita Indonesia – Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Alfitra Salamm mengingatkan kepada penyelenggara pemilu untuk tegas dalam melaksanakan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Pada masa pandemi ini, kami dari DKKP mengingatkan khususnya kepada penyelenggara pemilu baik KPU maupun Bawaslu untuk tegas dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, termasuk pada pelaksanaan pilkada di tujuh daerah di Kalbar,” kata Alfitra Salamm di Pontianak, dilansir Antara, Rabu (2/12).

Dia menjelaskan, jika pihak penyelenggara itu melanggar dan tidak mengindahkan protokol kesehatan Covid-19, maka bisa dikategorikan pelanggaran kode etik dari segi Covid-19.

“Kode etik ini adalah kinerja dari pihak penyelenggara terutama dari Bawaslu. Apakah saat diindikasikan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan Covid-19, Bawaslu itu sudah bertindak apa tidak,” katanya.

Baca Juga :   Cabup Badung Giri Prasta Optimistis Menang, Hadapi Kotak Kosong di Pilkada 2020.

Menurut dia, dalam penegakan protokol kesehatan Covid-19, Bawaslu harus bertindak tegas bila terjadi kerumunan saat kegiatan pilkada, seperti adanya kampanye pengerahan massa dan tidak menggunakan masker, karena hal itu sudah merupakan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

“Pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan, apabila tidak ditindaklanjuti oleh Bawaslu, dapat menjadi bahan laporan ke kami di DKPP, dalam aspek protokol kesehatan Covid-19,” katanya.

Dia menambahkan, pada intinya DKPP itu menilai kinerja pihak penyelenggara, termasuk pribadi-pribadi dari setiap anggota penyelenggara pilkada itu sendiri.

“Pada masa seperti ini yang kita harapkan selain pilkada itu bisa berjalan dengan jujur dan adil serta bersih. Bersih artinya penyelenggaraan pilkada ini tidak mengakibatkan meluasnya penyebaran Covid-19 itu,” ujarnya.

Baca Juga :   Usai Dilantik Lalu Lepas Baju Dinas, Gibran Langsung Cek Persiapan Vaksinasi Di Pasar Gede

Sumber : Merdeka.com

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :

Next Post

Irwandi menegaskan Lurah Petamburan, Setiyanto tidak dicopot dari jabatannya.

Rab Des 2 , 2020
Realita Indonesia – Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi menegaskan Lurah Petamburan, Setiyanto tidak dicopot dari jabatannya. Hanya saja, posisi Setiyanto digantikan sementara karena tengah menjalani perawatan Covid-19. Agar proses penyembuhan secara maksimal, kata Irwandi, Setiyanto tidak akan maksimal dalam menjalankan tugasnya. Untuk itu, posisinya sebagai lurah digantikan […]

Breaking News

error: Content is protected !!