Anak MI Jadi Jurnalis

oleh -848 Dilihat
oleh

 

Garut,Realita Indonesia. Com — Gerakan Literasi Madrasah (Gelem) Serunya Menjadi Jurnalis Cilik Dengan Thema “Anak MI Jadi Jurnalis”, berlangsung di Selasar Madrasah Ibtidaiyah (MI) At-Thohiriyah Maripari, Kamis (11/08).

Kegiatan Literasi ini diinisiasi MI At-Thohiriyah yang beralamat di kampung Cikaruk, Maripari, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang berkolaborasi dengan Ikatan Wartawan Online (IWO) Pengurus Daerah (PD) Kabupaten Garut.

Menurut inisiator Gerakan Literasi yang juga Kepala Madrasah Wildan Seftya Muharam, S.H, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya tengah menggalakkan pemahaman terkait dengan dunia jurnalis berbasis pendidikan.

“Gelem ini salah satu upaya membuka cakrawala literasi dengan memperkenalkan dunia jurnalis pada anak usia dini,” ungkap nya usai pelaksanaan kegiatan.

Kepala Madrasah yang memiliki akreditasi B, berdasarkan sertifikat 1442/BAN-SM/SK/2019 ini mengakui jika pihaknya sangat berharap peran serta pelaku jurnalis dapat turut serta memberikan pemahaman dasar cara menyampaikan informasi yang baik.

Di satu sisi, Sekretaris IWO Kabupaten Garut, Juhendi yang diundang sebagai nara sumber pada Gerakan Literasi tersebut mengatakan senang dengan dengan adanya kegiatan seperti ini.

“Ini sarana bagai mana menerapkan pengetahuan menjadi jurnalis yang baik bagi anak-anak di usia sekolah dasar,” ucap lelaki yang akrab disapa Apih Joes ini.

Apih Joes sendiri merasa yakin jika para anak didik usia dini ini dibekali pemahaman yang benar tentang dunia jurnalis, akan sangat berdampak pada kehidupan sehari-harinya.

“Saya mencoba memberikan pengertian kalau pada umumnya semua manusia itu penyampai dan penerima informasi sekecil apapun,” cetusnya.

Sekertaris IWO PD Kabupaten Garut ini juga memberikan materi sederhana namun diharapkan akan berdampak positif kepada perkembangan pengetahuan anak didik di MI At-Thohariyah ini.

“Dengan menjadi jurnalis cilik, anak didik kita ajarkan untuk lebih memperhatikan pelajaran dan berdedikasi serta banyak belajar dari lingkungan sekitar,” pungkasnya (Om Danur)

No More Posts Available.

No more pages to load.