Allah Yang Menciptakan Bulan Dan Bintang

Realita Indonesia – Matahari dan bulan, keduanya merupakan bagian dari tatasurya yang ada di galaksi bima sakti, gugusan bintang-bintang/planet dimana bumi tempat kita tinggal kita sekarang ini menjadi bagian juga di dalamnya. Matahari dan bulan datang bergantian, silih berganti tanpa rasa bosan dan jenuh. Mereka seakan berbagi tugas dan fungsi masing-masing yang intinya adalah memberi manfaat bagi para penghuni bumi. Sebagai manusia penghuni planet bumi saya tidak bisa membayangkan jika salah satu dari keduanya tidak ada. Allah berfirman:

(QS: Al-Furqan (25): 61) Maha suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang (galaksi) dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya.

Salah satu manfaat mereka bagi kita adalah terciptanya waktu, ada pagi, siang, sore, malam dan tengah malam. Bagi saya yang muslim, bulan untuk menentukan bulan, dan bagi kawan saya yang non muslim matahari menjadi penentu untuk bulan (penanggalan). Dengan matahari manusia bisa beraktivitas dan bekerja, saat bulan menjelang manusia beristirahat, demikian Allah SWT menunjukan kebesaran dan kekuasaannya melalui ciptaan-Nya yang sangat luar biasa. Allah berfirman: “Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Al Qur’an, 21:33)

Qs. Al-Mukmin (40) ayat 61. “Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyal karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.”

Salah dua dari manfaat keduanya adalah tumbuh suburnya kehidupan di muka bumi, coba kita bayangkan jika satu hari saja Allah tidak terbitkan matahari dan bulan, saya yakin sekali keseimbangan dibumi akan terganggu, kehidupan akan terganggu. Matahari redup dan mati, bukan tidak mungkin kehidupan dibumipun mengalami hal yang sama. Luar biasa, manfafat kedua makhluk itu, dan yang pastinya sungguh sangat luar biasa juga sang pencipta kedua makhluk itu, Allah SWT.

Baca Juga :   Dalam Islam Menguap Pun Ada Hadistnya, Yuk Simak

Dengan keseimbangan keduanya kehidupan dibumipun semakin berimbang. Matahari adalah sumber energy, oleh karenanya manusia dan makhluk hidup lainnya sangat membutuhkan kehadirannya untuk melakukan aktivitas. Matahari menjadi sumber kehidupan, sulit untuk dibayangkan apa yang akan terjadi, jika Allah yang menciptakan sumber kehidupan itu menghentikannya untuk sementara waktu, apalah artinya kita, manusia penghuni bumi yang memiliki kecerdasan luar biasa tak mampu, tak memiliki daya untuk bergerak.

Matahari dan bulan, sebagai bukti keberadaan dan kebesaran kuasa-Nya, namun hanya bagi orang-orang yang mau berfikir. Matahari dan bulan dua hal yang tidak bisa dipisahkan, ibarat kepingan mata uang satu sama lain memiliki arti. Matahadi dan bulan sama seperti kita manusia, ia adalah makluk hidup dan setiap makhluk pasti punya keterbatasan (taqdir). Dan setiap makhluk hidup pasti akan mati (berpisah antara jiwa dan jasad) jasad akan hancur, sedang jiwa akan kembali pada asal pencipta-Nya.

Baca Juga :   Selain Untuk Darah Tinggi, Daun Durian Belanda ( Sirsak ) Mampu Mengobati Kista Lho!

Matahari bersinar, bulan bercahaya. Karena sinar matahari membuat bulan bercahaya. Matahari dan Bulan dijadikanya untuk keseimbangan kehidupan di bumi. Sadarkah kita bahwa dalam diri kitapun telah diciptakan oleh Allah diciptakan bulan dan matahari. Matahari diri manusia adalah hati dan yang menjadi bulannya adalah akal/otak manusia. Hati yang bersih akan memberikan cahaya/sinar yang menerangi perjalanan hidup manusia. Hati yang bersih akan menghadirkan akhlak/perilaku yang mulia, itulah bulan. Maha suci Engkau ya Allah, kami mohon ampun atas kebodohan dan kelemahan kami, dalam memahami ayat-ayat-Mu, wallahu a’lam.

yuk simak viedo dibawah agar kamu lebih paham

Editor : Realita Indonesia

Sumber : Basalmah.my.id

Bagikan :
error: Content is protected !!