26 Juli 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Akurasi No Ponsel Diingatkan Mendikbud Untuk Penerima Bantuan Kuota

Realita Indonesia – Mendikbud Nadiem Anwar Makarim kembali mengingatkan kepada kepala sekolah dan pemimpin perguruan tinggi untuk memastikan keakuratan nomor ponsel penerima bantuan kuota data.

Mendikbud mengatakan, saat ini bantuan kuota data kepada guru, siswa, dosen dan mahasiswa tahap pertama sedang disalurkan.

Namun dia menekankan agar kepala sekolah dan pemimpin perguruan tinggi untuk memastikan akurasi nomor-nomor ponsel penerima bantuan kuota. Mendikbud mengatakan, ini adalah tanggung jawab utama keduanya pada program bantuan kuota yang diluncurkan Kemendikbud.

“Nomor itu benar nomor itu salah tanggung jawabnya ada di kepala sekolah dan di kepala universitas tentunya,” katanya pada Raker Komisi X DPR dengan Kemendikbud di gedung parlemen Senayan, Rabu (23/9).

Baca Juga :   KPK Perketat Kunjungan Online untuk Edhy Prabowo, Karena Diduga Disalahgunakan

Mendikbud menuturkan, terkait dengan akurasi nomor ponsel ini para kepala sekolah pun sudah menandatangani surat pertanggungjawaban. Diketahui, surat tersebut adalah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang menyatakan bahwa mereka bertanggung jawab atas kebenaran data nomor ponsel yang terinput.

Alumnus Harvard ini juga memberikan arahan kepada masyarakat yang merasa belum menerima bantuan untuk mengkonfirmasi langsung ke kepala sekolah. Kepala sekolah nantinya bisa melakukan koreksi nomor ponsel jika memang nomor yang didata sebelumnya ada kesalahan.

Mantan petinggi Gojek ini mengatakan, jika pada bulan ini ada masyarakat yang belum menerima bantuan maka masih akan bisa menerima bantuan di bulan berikutnya. Sebab, jelasnya, setiap bulannya Kemendikbud akan melakukan koreksi per tahap bantuan ini disalurkan.

Baca Juga :   Ini Kebijakan Dari Kemenperin Soal Mengurangi Impor Bahan Baku Tekstil

“Jadinya jangan khawatir, jangan panik, jangan kemana-mana komplainnya langsung ke kepala sekolah. Bilang ini nomor saya yang benar,” jelasnya.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : sindonews.com
Bagikan :
error: Content is protected !!