Ahmad Riza Patria memenuhi panggilan polisi untuk memberikan keterangan terkait acara pimpinan ormas FPI.

Realita Indonesia – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memenuhi panggilan polisi untuk memberikan keterangan terkait acara pimpinan ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Riza tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 11.07 WIB, Kamis (23/11/2020). Sebelum masuk, Riza sempat memberikan pernyataan terkait pemanggilannya. Dirinya dipanggil untuk memberikan klarifikasi terkait kasus kerumunan yang berujung pelanggaran protokol kesehatan di acara Rizieq.

Wagub DKI Akan Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kerumunan di Acara Rizieq Shihab “Saya hadir memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait klarifikasi masalah di Petamburan. Saya akan memberikan keterangan fakta dan data apa adanya,” ujar Riza. Riza mengatakan, penjelasan yang akan diberikan kepada Polisi terkait apa dia ketahui soal pelanggaran protokol kesehatan berdasarkan peraturan yang ada. “Mudah-mudahan keterangan saya bisa memberi manfaat, memberikan kejelasan sehingga terang benderang ke semua pihak secara adil proposional,” ucapnya.

Baca Juga :   Pakar : Vaksin Sinovac Bisa Diandalkan Untuk Menangka Covid-19 'B117'

Dalam pemeriksaan ini, Riza juga membawa berkas peraturan gubernur dan lainnya. “Undangan ini untuk (acara) yang di Petamburan. Apa pun yang nanti ditanya, apa pun yang di mana, kapan pun kami akan berikan keterangan. Prinsipnya saya sebagai warga negara harus memenuhi tugas dan kewajiban saya diantaranya memenuhi klarifikasi atau yang lainnya,” paparnya. Sebelumnya, Riza tidak hadir saat dipanggil untuk klarifikasi terkait acara Rizieq pada Kamis (19/11/2020).

Selain Wagub, Polisi Juga Panggil Kadis Pariwisata Terkait Kerumunan di Acara Rizieq Shihab Polisi menyebut ketidakhadiran Riza atas pemanggilan itu karena masih ada kegiatan di luar Jakarta. Sebelum Riza, Polisi juga sudah memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk dimintai klarifikasi.

Baca Juga :   Komnas Perempuan Dan Komnas Ham Dorong Revisi UU ITE

Pemanggilan juga dilakukan terhadap Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu, Kepala KUA Tanah Abang, Bhabinkamtibmas, serta perangkat RT dan RW terkait. Polda Metro pun melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap panitia Maulid Nabi dan pernikahan putri Rizieq pada Rabu, pekan lalu. Kini setiadaknya sudah lebih dari 15 orang yang telah dimintai klarifikasi terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan itu.

Sumber : Kompas.com

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!