112 petugas Lapas Kelas IIA Cikarang, Kabupaten Bekasi, menjalani tes urine yang bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK), Hasil tes menyatakan seluruh petugas lapas negatif.

Realita Indonesia – Sekitar 112 petugas Lapas Kelas IIA Cikarang, Kabupaten Bekasi, menjalani tes urine yang bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dan Polres Metro Bekasi, Rabu (18/11/2020). Hasil tes menyatakan seluruh petugas lapas negatif.

Kepala lapas Cikarang, Nur Bambang Supri Handono mengapresiasi kegiatan yang dihelat secara rutin tersebut. Upaya ini dikatakan sebagai bentuk penguatan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan pengedaran gelap narkotika atau P4GN.

“Alhamdulillah kita terus berkoordinasi dengan baik dalam upaya P4GN di Lapas Cikarang,” kata Bambang.

Menurutnya, dengan jumlah warga binaan yang mencapai 1.898, dimana 61,27 persen di antaranya terkait kasus narkoba, maka perlu diadakan penguatan sebagai bentuk internalisasi baik kepada pegawai maupun warga binaan.

Baca Juga :   Vaksin Sudah Tersedia, Tapi Prokes Pun Harus Tetap Jalan

Sebagai pihak yang berbaur langsung dengan warga binaan, petugas lapas diharapkan melakukan perannya dengan baik, berperilaku bersih, bebas narkoba dan menjadi contoh bagi warga binaan.

“Ada dua upaya yang konsisten dilakukan, yakni pemberian pembinaan kepribadian dan kemandirian. Sejak pandemi Covid-19, kegiatan itu dilakukan secara daring,” ujarnya.

Dikarenakan keberadaannya yang mengancam generasi penerus, Bambang menegaskan pentingnya kerjasama yang baik antara semua stakeholder dalam melakukan P4GN.

“Giat ini mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama petugas lapas untuk melakukan pencegahan dini. Sehingga Lapas Cikarang ke depannya senantiasa bersinergi dengan stakeholder,” tandasnya.

Sumber : Liputan6

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!